Hi everybody, my blogger walking.
I'm Viona Rosalina
I'm an Indonesian
I just wanna share all of my feeling, thinking, and also the info that I get in this place.
I hope this blog useful, entertain, etc
Ikan bergigi manusia di Amerika Serikat VIVAnews - Seorang pemancing di Amerika Serikat terkejut bukan kepalang ketika ikan yang berhasil ditangkap itu, malah mengigitnya kencang. Dia tentu saja menjerit dan setelah diperiksa gigi ikan ini mirip gigit manusia. Seperti dilansir web.orange.co.uk edisi 24 September 2010, Frank Yarborough sedang memancing di Danau Wylie, South Carolina. Belum lama melempar kail, seekor ikan mengigit umpan lalu tersangkut. Frank girang bukan kepalang karena ikan yang terjerat itu sungguh besar. Warnanya gelap dan memiliki berat sekitar 5 kilogram dengan panjang hampir setengah meter. Yarborough menduga itu adalah ikan lele. Dia pun memasukkan tangannya ke dalam air untuk mengambil ikan tadi. Tetapi, dia merasa kaget dan menjerit karena didigit kencang seperti digigit manusia. Setelah diperiksa ikan itu memang rada langka. Diamemiliki gigi seperti gigi seri, geraham, dan taring seperti yang dimiliki manusia. Tidak seperti ikan di danau itu pada um...
Sebenarnya yang membuat kita merasa sakit adalah karena adanya perbedaan suhu pada tubuh kita. Kalau kita kehujanan, misalnya yang kena hujan kepala maka bagian kepala akan lebih dingin dibandingkan bagian tubuh yang lain. Maka kita akan merasa ada "kelainan" pada kepala kita. Kita lalu bilang "kepala kita pusing". Begitupun kalau tengkuk kita terus menerus kena angin, misalnya pas lagi duduk dekat jendela, kita akan merasa ada kelainan ditengkuk kita. Namun kalau seluruh tubuh kita kehujanan, sebetulnya kita tidak akan sakit. Karena seluruh tubuh kita mempunyai suhu yang sama. Apalagi kalau kita bermain, tubuh kita akan mengeluarkan enegi yang akan diubah menjadi panas. Dengan begitu suhu badan kita yang panas bisa menangkal suhu dingin yang disebabkan guyuran air hujan. Maka dianjurkan, kalau kita sehabis terguyur hujan, sebaiknya kita mandi air hangat, agar suhu kita cepat kembali normal. Tekanan udara yang rendah seperti hujan, mendung dan kelembaban t...
Lupakan metode identifikasi melalui sidik jari atau warna mata, kini para peneliti telah menemukan cara baru untuk mengidentifikasi seseorang, yaitu melalui telinga. Profesor Mark Nixon dari Sekolah Elektronik dan Ilmu Komputer di University of Southampton, mengatakan setiap orang memiliki bentuk telinga yang unik dan berbeda-beda. "Cukup memindai telinga dengan biometrik, maka akan ketahuan siapa pemilik telinga ini," katanya. Menurut Nixon, telinga memiliki keunggulan ketimbang bagian tubuh lain karena telinga dapat tumbuh secara proporsional sehingga bisa dipastikan 99 persen keakuratannya. Mengidentifikasi seseorang melalui pengenalan wajah misalnya, kata dia, bisa saja keliru karena terjadi perubahan ekspresi dan penggunaan make up atau kosmetik yang berlebihan. Penelusuran melalui retina atau warna mata juga, menurut Nixon, terlalu "ribet" karena harus melihat dan mendekatkan subjek dengan scanner dari jarak dekat. Adapun metode identifikasi melalui s...