Posts

Kandung Kemih

Image
Kandung Kemih Ada beberapa makanan yang bisa mencegah masalah kandung kemih. VIVAnews  – Problema kandung kemih diderita jutaan orang di seluruh dunia. Sebagian orang menganggap masalah ini cukup memalukan, karena urin keluar tanpa disengaja, berupa tetesan atau dalam jumlah besar. Banyak faktor yang mempengaruhi kondisi lemahnya kandung kemih pada wanita, di antaranya kehamilan, pasca melahirkan, menopause hingga masalah fisik dan bertambahnya usia. Untuk mengatasinya, Anda tak perlu obat-obatan. Ada beberapa makanan yang bisa mencegah masalah ini dari awal, seperti dikutip dari Shine: 1. Cranberries Buah ini merupakan obat herbal paling umum untuk mengatasi masalah kandung kemih. Kandungan yang ada dalam cranberry dapat menghambat produksi virulen, bakteri pemicu infeksi saluran kencing. 2. Pir  Buah ini mengandung asam klorogenat yang mampu mencegah pertumbuhan bakteri, terutama di kandung kemih. Konsumsi satu pir tiap hari bisa terhindar dari gangguan kese...

Batas Aman Bahan Pengawet Mi Instan

Image
Bahan pengawet bernama nipagin ini merupakan zat tambahan untuk mencegah jamur dan ragi.   (www.beritajakarta.com) VIVAnews  - Kisruh adanya bahan pengawet nipagin atau methyl p-hydroxybenzoate dalam kecap yang terdapat pada salah satu produk mi instan membuat banyak pecinta mi instan khawatir. Meski bahan pengawet ini telah dinyatakan aman oleh BPOM, Anda juga perlu tahu batas aman penggunaan nipagin untuk dikonsumsi. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih pun memastikan, jumlah bahan pengawet nipagin pada kecap dalam kemasan mi instan masih berada dalam batas aman dan tidak membahayakan. Seperti disebutkan dalam Codex Alimentarius Commission (CAC), badan yang didirikan FAO dan WHO untuk mengatur standar pangan, penggunaan zat pengawet seperti nipagin memiliki toleransi aman jika jumlah penggunaannya masih berada di angka 1000 mg/kg produk. Sementara di Indonesia, penggunaan batas aman nipagin berada di angka lebih kecil yakni 250 mg/kg produk. “Artinya, dalam sa...

Benarkah Tidur Saat Lampu Menyala Bikin Gemuk

Image
Cahaya lampu yang terpapar saat tidur bisa berdampak buruk pada proses metabolisme tubuh.   (dok. Corbis) VIVAnews  - Siapa sangka kalau terlalu banyak terpapar cahaya lampu pada malam hari bisa membuat bobot tubuh meningkat. Cahaya lampu menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari Ohio State University, berdampak buruk pada proses metabolisme tubuh. Para peneliti menemukan bahwa tikus yang terkena cahaya redup di malam hari selama delapan minggu memiliki berat sekitar 50 persen lebih besar dibandingkan tikus lainnya yang berada dalam gelap. Pengaruhnya terletak pada sistem metabolisme yang melambat. "Meskipun tidak ada perbedaan dalam level aktivitas konsumsi makanan, tikus yang tinggal di ruangan bercahaya terang lebih gemuk. Cahaya di malam hari membuat tikus ingin makan atau merasa lapar pada waktu yang salah untuk membenahi sistem metabolisme mereka," kata Laura Foken, kepala peneliti, seperti dikutip dari www.nytimes.com Menurut Laura jika hal ini juga terj...

Mengapa Air Hujan Bisa Membuat Kita Sakit?

Image
Sebenarnya yang membuat kita merasa sakit adalah karena adanya perbedaan suhu pada tubuh kita. Kalau kita kehujanan, misalnya yang kena hujan kepala maka bagian kepala akan lebih dingin dibandingkan bagian tubuh yang lain. Maka kita akan merasa ada "kelainan" pada kepala kita. Kita lalu bilang "kepala kita pusing".  Begitupun kalau tengkuk kita terus menerus kena angin, misalnya pas lagi duduk dekat jendela, kita akan merasa ada kelainan ditengkuk kita. Namun kalau seluruh tubuh kita kehujanan, sebetulnya kita tidak akan sakit. Karena seluruh tubuh kita mempunyai suhu yang sama. Apalagi kalau kita bermain, tubuh kita akan mengeluarkan enegi yang akan diubah menjadi panas. Dengan begitu suhu badan kita yang panas bisa menangkal suhu dingin yang disebabkan guyuran air hujan.   Maka dianjurkan, kalau kita sehabis terguyur hujan, sebaiknya kita mandi air hangat, agar suhu kita cepat kembali normal.   Tekanan udara yang rendah seperti hujan, mendung dan kelembaban t...

Ikan Bergigi Manusia Tertangkap di AS

Image
Ikan bergigi manusia di Amerika Serikat VIVAnews - Seorang pemancing di Amerika Serikat terkejut bukan kepalang ketika ikan yang berhasil ditangkap itu, malah mengigitnya kencang. Dia tentu saja menjerit dan setelah diperiksa gigi ikan ini mirip gigit manusia. Seperti dilansir web.orange.co.uk edisi 24 September 2010, Frank Yarborough sedang memancing di Danau Wylie, South Carolina. Belum lama melempar kail, seekor ikan mengigit umpan lalu tersangkut. Frank  girang bukan kepalang karena ikan yang terjerat itu sungguh besar. Warnanya gelap dan memiliki berat sekitar 5 kilogram dengan panjang hampir setengah meter. Yarborough menduga itu adalah ikan lele. Dia pun memasukkan tangannya ke dalam air untuk mengambil ikan tadi. Tetapi, dia merasa kaget dan menjerit karena  didigit kencang seperti digigit manusia. Setelah diperiksa ikan itu memang rada langka. Diamemiliki gigi seperti gigi seri, geraham, dan taring seperti yang dimiliki manusia. Tidak seperti ikan di danau itu pada um...

Tehnik Baru, Pasien Akan Dibekukan Sebelum Operasi Sebagai Pengganti Bius

Image
Pasien dibekukan Sebelum Operasi adalah cara baru pengganti obat bius saat akan dioperasi. Di masa mendatang, pasien bedah tidak lagi membutuhkan obat bius.  Dokter akan mengganti darahnya dengan cairan pendingin sampai suhu tubuhnya membeku, sehingga selama operasi terhindar dari kerusakan otak dan organ vital lainnya. Dikutip dari Telegraph, teknik pembekuan ini dikembangkan oleh Harvard Medical School di Massachusetts dan telah sukses diujikan pada hewan. Uji coba pada manusia untuk pertama kalinya akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini. Dalam prosedur ini, darah pasien diganti dengan cairan pendingin yang secara drastis akan menurunkan suhu tubuh pasien hingga 10 derajat celcius. Pada suhu ini, jaringan tulang, otak dan organ lain aman dari kerusakan meski aliran darah dihentikan sementara. Menariknya, ketika mencapai suhu tubuh serendah itu manusia biasanya sudah tidak bernyawa. Manusia bisa segera mati ketika suhu tubuhnya telah berada di bawah 22 derajat celcius, seme...

Telinga, Identifikasi Baru Setelah Sidik Jari

Image
Lupakan metode identifikasi melalui sidik jari atau warna mata, kini para peneliti telah menemukan cara baru untuk mengidentifikasi seseorang, yaitu melalui telinga. Profesor Mark Nixon dari Sekolah Elektronik dan Ilmu Komputer di University of Southampton, mengatakan setiap orang memiliki bentuk telinga yang unik dan berbeda-beda. "Cukup memindai telinga dengan biometrik, maka akan ketahuan siapa pemilik telinga ini," katanya. Menurut Nixon, telinga memiliki keunggulan ketimbang bagian tubuh lain karena telinga dapat tumbuh secara proporsional sehingga bisa dipastikan 99 persen keakuratannya. Mengidentifikasi seseorang melalui pengenalan wajah misalnya, kata dia, bisa saja keliru karena terjadi perubahan ekspresi dan penggunaan make up atau kosmetik yang berlebihan. Penelusuran melalui retina atau warna mata juga, menurut Nixon, terlalu "ribet" karena harus melihat dan mendekatkan subjek dengan scanner dari jarak dekat. Adapun metode identifikasi melalui s...